مجلس الإفطار الرمضاني: استراتيجيات المحافظة على المصحف الشريف مع الدكتور جمال الدين محمد ماركيه
Suasana Ramadan di Pondok Pesantren Attaqwa Putra semakin semarak dengan terselenggaranya Kajian Ifthar Ramadan pada Sabtu, 28 Februari 2026. Kegiatan yang diikuti oleh dewan guru ini menghadirkan Dr. H. Jamaluddin M. Markih, Lc., M.Si. sebagai narasumber dengan tema “Strategi Pemeliharaan Mushaf Al-Qur’an”. Kajian ini menjadi sarana memperdalam pemahaman tentang sejarah, proses, dan tanggung jawab umat Islam dalam menjaga keaslian Al-Qur’an sepanjang zaman.


Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa pemeliharaan Al-Qur’an dilakukan melalui dua cara utama, yaitu menjaganya di dalam hafalan (ḥifẓ) dan menjaganya melalui tulisan (kitābah). Sejak masa Rasulullah Saw., para sahabat telah berlomba menghafal ayat-ayat Al-Qur’an sekaligus menuliskannya pada berbagai media yang tersedia. Setelah banyak penghafal Al-Qur’an gugur dalam Perang Yamamah, para sahabat berinisiatif menghimpun mushaf Al-Qur’an hingga akhirnya pada masa Khalifah Utsman bin Affan dilakukan penyalinan dan penyebarluasan mushaf standar untuk menjaga kesatuan bacaan umat Islam.



Melalui kajian ini, para dewan guru diajak untuk semakin mencintai Al-Qur’an, tidak hanya dengan membacanya, tetapi juga memahami kandungan, mengajarkannya, serta menjaga kemurniannya sebagaimana telah dicontohkan oleh Rasulullah Saw. dan para sahabat. Kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan ukhuwah, semakin mempererat silaturahmi keluarga besar Pondok Pesantren Attaqwa Putra selama bulan suci Ramadan.■