Santri Attaqwa Ikuti Scout Camp Internasional di Thailand

Tegaskan Eksistensi Pesantren di Kancah Dunia

طلاب معهد التقوى الإسلامي يشاركون في المخيم الكشفي الدولي بتايلاند

مؤكدين حضور المؤسسات الإسلامية في المحافل العالمية

Pondok Pesantren Attaqwa Putra terus menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi muslim yang berkarakter, berwawasan luas, dan mampu bersaing di tingkat internasional melalui keikutsertaan santri dalam International Scout Camp (ISC) 2025 yang diselenggarakan pada 3–7 Agustus 2025 di Sangkhom Islam Wittaya School, Songkhla, Thailand Selatan. Ajang kepanduan internasional ini mempertemukan generasi muda dari Thailand, Malaysia, dan Indonesia dalam semangat persaudaraan, kepemimpinan, serta kolaborasi lintas budaya.

Pada kesempatan tersebut, tiga santri Madrasah Aliyah Attaqwa Putra, yaitu M. Farrel Fadlan, Raihan Julian Pratama, dan Vhiero Ellizati, dipercaya menjadi bagian dari delegasi Indonesia. Keikutsertaan mereka menjadi kebanggaan bagi Pondok Pesantren Attaqwa Putra sekaligus membuktikan bahwa santri mampu tampil percaya diri di forum internasional dengan tetap menjunjung tinggi akhlak, adab, serta nilai-nilai Islam. Kehadiran mereka juga menjadi representasi bahwa pesantren mampu melahirkan generasi yang siap beradaptasi dengan perkembangan dunia tanpa kehilangan identitas keislamannya.

International Scout Camp merupakan program kepanduan bertaraf internasional yang bertujuan membentuk generasi muda yang memiliki jiwa kepemimpinan, kemampuan berkomunikasi, semangat kerja sama, serta kepedulian terhadap masyarakat global. Delegasi Indonesia terdiri atas santri Pondok Pesantren Attaqwa Putra bersama peserta dari Klinik Pendidikan MIPA (KPM) Indonesia, yang bersama-sama membawa semangat persatuan sekaligus memperkenalkan kualitas generasi muda Indonesia kepada peserta dari negara lain.

Selama lima hari pelaksanaan kegiatan, para peserta mengikuti berbagai program pengembangan diri yang memadukan pendidikan, kepemimpinan, dan pembentukan karakter. Mereka memperoleh pelatihan bahasa Inggris untuk meningkatkan kemampuan komunikasi internasional, mengikuti kegiatan kepanduan yang melatih kedisiplinan, manajemen diri, kepemimpinan, serta kerja sama tim. Selain itu, peserta juga mengikuti pertukaran budaya (cultural exchange) yang menjadi sarana memperkenalkan budaya, bahasa, seni, dan tradisi dari masing-masing negara. Tidak kalah penting, pelatihan kewirausahaan turut diberikan sebagai bekal untuk menumbuhkan kreativitas, kemandirian, serta jiwa entrepreneur di kalangan generasi muda.

Berbagai rangkaian kegiatan tersebut memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi para peserta. Selain memperluas wawasan internasional dan meningkatkan kemampuan berkomunikasi, para santri juga belajar menghargai keberagaman budaya, membangun jejaring persahabatan lintas negara, serta memperkuat rasa percaya diri sebagai generasi muslim Indonesia yang mampu bersaing di tingkat global. Pengalaman ini diharapkan menjadi bekal dalam menghadapi tantangan masa depan sekaligus memotivasi santri lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri melalui berbagai ajang nasional maupun internasional.

Pimpinan Pondok Pesantren Attaqwa Putra, KH. Husnul Amal Mas’ud, Lc., D.E.S.A., menyampaikan rasa syukur dan bangga atas keikutsertaan para santri dalam ajang internasional tersebut.

“Kami sangat bersyukur dan bangga atas keikutsertaan para santri Pondok Pesantren Attaqwa dalam kegiatan International Scout Camp di Songkhla, Thailand. Ini adalah wujud nyata bahwa santri tidak hanya berkutat pada kitab kuning, tetapi juga mampu hadir di panggung dunia, menjalin persahabatan lintas negara, dan menunjukkan bahwa pesantren mampu mencetak generasi global yang berakhlak mulia dan berwawasan luas. Kami berharap pengalaman ini memperkaya wawasan, membentuk karakter, serta memperkuat semangat kebangsaan dan keislaman para santri dalam pergaulan internasional.”

Keikutsertaan santri dalam International Scout Camp 2025 menjadi bukti nyata bahwa pendidikan pesantren tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu agama, tetapi juga memberikan ruang bagi santri untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, kolaborasi, dan wawasan global. Sejalan dengan cita-cita pendiri Yayasan Attaqwa, Almaghfurlah KH. Noer Ali, Pondok Pesantren Attaqwa Putra terus berkomitmen melahirkan generasi yang benar, pintar, dan terampil, serta siap memberikan kontribusi bagi agama, bangsa, dan masyarakat di tingkat nasional maupun internasional.■

About the Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like these

No Related Post