عشرات الطلاب من معهد التقوى للبنين يُقبلون في الجامعات الحكومية
و10 منهم تم قبولهم في اليابان
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh santri Pondok Pesantren Attaqwa Putra Bekasi. Lebih dari puluhan santri kelas 12 dinyatakan lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), SPAN dan PTKIN ke berbagai perguruan tinggi negeri, baik di dalam maupun luar negeri.
Setiap tahun, tren santri Attaqwa yang melanjutkan studi ke universitas negeri terus meningkat. Tahun ini, para santri diterima di sejumlah kampus ternama seperti Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Sebelas Maret (UNSOED), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, UPN Veteran, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Sunan Gunung Jati Bandung, UNSIKA, Politeknik Negeri Bandung, serta universitas internasional seperti OBC Okayama Nippon Academy Jepang dan kampus-kampus di Timur Tengah.

“Hal yang patut disyukuri, tahun ini makin banyak santri yang ikut seleksi masuk PTN, baik di dalam negeri maupun di luar negeri, alhamdulillah dinyatakan lulus,” ujar Pimpinan Pondok Pesantren Attaqwa Putra, KH. Husnul Amal, dalam pelepasan santri Attaqwa Putra ke Jepang, Sabtu 12 April 2025.
Dari seluruh santri yang diterima, tercatat ada 10 santri yang berhasil lolos seleksi, 6 orang (Dewa Firman Pratama, Tammam Najib R, Salman Alfarisi, Ahmad Ragil Fahlevi, Afif Ghatfan Bahiy, M. Rifqi Syarif) di Nippon Academy – Gunna, Jepang, 2 orang (Arif Fathurrahman dan Athallah Putra Irawan) di Mirai Institute – Ibaraki, Jepang dan 2 orang (Daffa Elrafi Fair dan Rafi Aditya Rasyid) di Okayama Bussines College – Okayama, Jepang.



Capaian ini semua merupakan hasil dari kerja sama strategis antara Pondok Pesantren Attaqwa Putra dan pihak OBC Jepang, yang telah dituangkan dalam penandatanganan piagam kerja sama (Certificate of Partnership).
“Kerja sama ini membuka peluang luas bagi para santri untuk menempuh pendidikan tinggi di bidang ilmu umum, khususnya teknik, di negara yang dikenal sebagai pusat teknologi dan rekayasa dunia,” jelas KH. Husnul Amal.
Selain Jepang yang menjadi tujuan studi lanjutan para santri Attaqwa ke luar negeri adalah universitas-universitas di Mesir, Yaman, Maroko, Tunisia, Turki dan Jordan.■