Pondok Pesantren Attaqwa Putra bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) menyelenggarakan kegiatan Miracle of Baitullah (MOB) pada Senin, 9 Februari 2026, sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi keuangan syariah sekaligus menumbuhkan semangat generasi muda untuk merencanakan perjalanan menuju Baitullah sejak dini.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Pondok Pesantren Attaqwa Putra ini diawali dengan pembukaan rekening bagi santri, dewan guru, ustadz, dan pegawai sebagai langkah nyata dalam memperkuat budaya pengelolaan keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah. Program ini menjadi bagian dari sinergi antara Pondok Pesantren Attaqwa Putra dan Bank Syariah Indonesia dalam memperluas akses layanan keuangan syariah di lingkungan pesantren.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi pembukaan yang diisi dengan tilawah Al-Qur’an, sambutan Pimpinan Pondok Pesantren Attaqwa Putra, KH. Husnul Amal Mas’ud, Lc., D.E.S.A., serta sambutan dari Deputy Retail Deposit Solution Group Bank Syariah Indonesia, Bapak Luthfi Bukhari. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan Giant Card sebagai simbol dukungan dan kerja sama antara Bank Syariah Indonesia dengan Pondok Pesantren Attaqwa Putra, disertai pemberian bantuan serta doorprize bagi santri Attaqwa Putra.
Memasuki sesi utama, peserta mengikuti Seminar Miracle of Baitullah yang disampaikan oleh Ustadz Adin. Melalui seminar ini, para santri dan peserta diajak memahami pentingnya membangun niat, ikhtiar, dan perencanaan keuangan yang baik sebagai langkah awal dalam mewujudkan impian menunaikan ibadah haji maupun umrah. Materi yang disampaikan juga memberikan motivasi agar generasi muda memiliki kesadaran untuk mempersiapkan masa depan secara matang, baik dari sisi spiritual maupun finansial.



Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dan diakhiri dengan foto bersama sebagai simbol terjalinnya sinergi yang baik antara Pondok Pesantren Attaqwa Putra dan Bank Syariah Indonesia. Melalui kolaborasi ini, diharapkan semakin tumbuh kesadaran akan pentingnya literasi keuangan syariah serta semangat untuk merencanakan perjalanan menuju Baitullah sejak usia muda, sehingga lahir generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu dan akhlak, tetapi juga memiliki kesiapan dalam mewujudkan cita-cita ibadah ke Tanah Suci.■